Dia-lah sebaik - baiknya Penolong
Pembaca yang dicintai Allah, pernahkah Anda merasa kesedihan yang teramat dalam?
dimana anda merasa tiada daya dan upaya yang dapat anda lakukan untuk menghibur hati anda. Tiada seorang pun yang mampu menolong anda mengentas kesukaran. Pembaca yang budiman, percayalah Allah ada dalam hati kita dan Dia tidak akan tidur melihat kita bersedih. Sebaik apa pun pertolongan manusia tak akan ada maknanya bila bukan Allah yang meridhoi pertolongan itu. Karena Dia-lah sebaik - baiknya penolong. Saya coba refresh otak anda dalam Firman Nya:
[QS.Al Baqarah:286]
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”
Subkhanallah....
pembaca, jika iman kita saat ini sedang Down pastilah ayat di atas tak tersentuh dalam hati kita. Sebaliknya jika kondisi iman kita Up maka penghayatan dari ayat Allah diatas akan membuat kita tersedu.
Sengaja ukhti post kan artikel ini untuk pelipur hati pembaca yang sedang dirundung kesedihan.
Laa tahzan.... Allah bersama kita Dia-lah sebaik - baiknya penolong....
dimana anda merasa tiada daya dan upaya yang dapat anda lakukan untuk menghibur hati anda. Tiada seorang pun yang mampu menolong anda mengentas kesukaran. Pembaca yang budiman, percayalah Allah ada dalam hati kita dan Dia tidak akan tidur melihat kita bersedih. Sebaik apa pun pertolongan manusia tak akan ada maknanya bila bukan Allah yang meridhoi pertolongan itu. Karena Dia-lah sebaik - baiknya penolong. Saya coba refresh otak anda dalam Firman Nya:
[QS.Al Baqarah:286]
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”
Subkhanallah....
pembaca, jika iman kita saat ini sedang Down pastilah ayat di atas tak tersentuh dalam hati kita. Sebaliknya jika kondisi iman kita Up maka penghayatan dari ayat Allah diatas akan membuat kita tersedu.
Sengaja ukhti post kan artikel ini untuk pelipur hati pembaca yang sedang dirundung kesedihan.
Laa tahzan.... Allah bersama kita Dia-lah sebaik - baiknya penolong....
